PHYSIOLOGY

Nafas, postur tubuh dan aliran energi

Postur tubuh yang baik ditandai dengan tulang belulang yang tersusun secara baik dan benar pada tempat yang seharusnya serta persendian, otot, dan ligamen yang bekerja sesuai fungsinya. Secara kasat mata, postur tubuh yang baik dapat dilihat dari cara seseorang berdiri dan duduk. Orang-orang dengan postur yang baik akan mempunyai perawakan yang tegap, tapi tidak kaku, baik saat berdiri maupun duduk.
Manusia dilahirkan dengan naluri untuk postur yang benar. Contoh terbaik adalah bayi belajar berjalan, punggung mereka lurus, kepala tegak, dan perut menonjol. Tetapi postur yang baik ini tidak berlangsung lama karena mereka terpaksa duduk berjam-jam di kursi yang tidak ergonomis, mendandani mereka dengan pakaian yang membatasi kelincahan mereka.
Sebagian besar orang dewasa cenderung bernafas dangkal dan pendek, sebagian besar dengan pernafasan dada dengan sedikit gerakan yang terlihat. Sama seperti postur fisik yang beradaptasi dengan struktur yang tidak alami karena pola tidak sadar, nafas juga berubah menjadi lebih dangkal dan tanpa sadar dikendalikan oleh bagian otak yang lebih primitif. Hal ini diperburuk ketika seseorang sedang mengalami stress atau berkonsentrasi karena ritme nafas akan menyesuaikan diri dengan kondi tersebut sehingga dapat menimbulkan kotraksi rongga dada dan pernafasan akan terhenti sesaat sehingga dapat menyebabkan sesak nafas pada tingkat rendah. Apabila hal ini terjadi berulang-ulang dan terus menerus pada akhirnya dapat menimbulkan gangguan fisiologis seperti terhambatnya aliran darah, nutrisi dan aliran energi dalam tubuh.
Untuk mengoreksi postur yang kurang baik perlu kesadaran dan ketekunan untuk membangun kebiasaan baru untuk melawan kebiasaan buruk yang sudah menjadi refleks, bila tidak dilakukan maka tubuh kembali ke cara lama. Saat kita memperbaiki postur tubuh, seiring dengan waktu kita akan menyadari bahwa dengan perubahan kecil tersebut memberikan efek besar terhadap pernafasan. Bila hal ini terus dilakukan disertai dengan melakukan latihan pernafasan sehingga ritme dan pola nafas menjadi lebih baik serta lebih teratur maka dengan sendirinya aliran energi dalam tubuh akan semakin meningkat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *