PSYCHOLOGY

Benarkah kejadian traumatis direkam oleh tubuh ?

Trauma adalah hal sering dikaitkan dengan tekanan emosional dan psikologis yang besar, biasanya karena kejadian yang sangat tidak menyenangkan atau pengalaman yang berkaitan dengan kekerasan.
        Trauma ditandai dengan timbulnya gejala: gangguan tidur, gelisah, depresi, kepanikan berlebihan serta gangguan emosional. Reaksi sesorang dalam menghadapi trauma berbeda-beda tergantung pada jenis dan beratnya trauma, tipe kepribadian, dukungan keluarga dan respon komunitas/masyarakat.
          Pengalaman traumatis dapat mengakibatkan perubahan drastis dalam kehidupan seseorang. Pengalaman traumatis dapat mengubah persepsi seseorang terhadap kehidupan, dapat mengubah perilaku dan kehidupan emosi ataupun dapat menimbulkan gangguan penyakit fisik yang berulang dan tidak dapat diselesaikan dengan obat.
             Emosi disadari atau tidak oleh individu, menetap dibagian tubuh tertentu. Menurut seorang peneliti bernama Pavek (1987), tubuh akan mengalami kontraksi apabila timbul rasa sakit fisik maupun karena emosi yang mendalam seperti kesedihan, ketakutan. Setiap emosi membutuhkan ekspresi baik dalam bentuk pikiran, ucapan ataupun tindakan. Emosi negatif cendering dipendam sehingga dapat menetap di bagian tubuh manapun sehingga menimbulkan penyekit psikosomatis.
          Peter Levine, peneliti di bidang trauma menyatakan bahwa saat seseorang mengalami pengalaman traumatik dan melibatkan emosi yang mendalam, ia dapat mengalami salah satu dari tiga kemungkinan berikut: fight (lawan), flight (lari) dan freeze (membeku). Apabila emosi berhasil dikeluarkan dari sistem diri (tubuh), tidak akan muncul masalah. Namun bila emosi yang berasal dari pengalaman traumatik tidak berhasil sepenuhnya dikeluarkan, sisa emosi akan menetap di tubuh dan menganggu kerja tubuh serta dapat mengakibatkan gangguan atau sakit.
          Trauma tidak bisa dihindari namun trauma bisa disadari dan kemudian dilampaui. Terapi trauma dapat terdiri dari konseling, hipnoterapi, TRE (Trauma Release Exercise) dan Breathwork.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *